Balon NASA Pecahkan Rekor Ketinggian, Mengungkap Misteri Lapisan Atmosfer

Balon NASA mencapai ketinggian tertinggi yang pernah dicapai, membuka jendela baru untuk mempelajari lapisan atmosfer yang belum terjamah.

Tim ilmuwan NASA baru-baru ini mencapai prestasi luar biasa dengan meluncurkan balon ketinggian yang berhasil mencapai ketinggian rekor sebelum akhirnya pecah. Balon ini membawa peralatan yang sangat sensitif untuk mengumpulkan data tentang lapisan atmosfer yang belum terjamah.

Balon ini diluncurkan dari pangkalan militer di New Mexico dan berhasil mencapai ketinggian sekitar 50 mil (80 kilometer) di atas permukaan bumi sebelum akhirnya pecah. Rekor sebelumnya adalah 43 mil (69 kilometer) yang dicapai oleh balon serupa pada tahun 2015.

Para ilmuwan berharap bahwa data yang dikumpulkan oleh balon ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang lapisan atmosfer yang berada di ketinggian tersebut. Lapisan ini terletak di antara stratosfer dan termosfer, yang dikenal sebagai lapisan mesosfer. Meskipun lapisan ini sangat penting dalam memahami perubahan iklim dan cuaca, namun penelitiannya masih terbatas karena sulitnya mencapai ketinggian tersebut.

Balon ini dilengkapi dengan berbagai instrumen seperti sensor suhu, kelembaban, dan tekanan. Data yang dikumpulkan akan digunakan untuk mempelajari perubahan iklim, pola cuaca, dan efek dari aktivitas manusia terhadap lapisan atmosfer tersebut.


You Might Also Like