Tech

Ketua AFPI: Fintech Lending Membuka Peluang Keuangan untuk Semua

Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Kuseryansyah, mengungkapkan bahwa fintech lending atau pinjaman online telah membuka peluang keuangan yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam sebuah wawancara, Kuseryansyah menjelaskan bahwa fintech lending memberikan akses keuangan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau bagi individu dan usaha kecil menengah (UKM).

Menurut Kuseryansyah, dengan adanya fintech lending, masyarakat tidak perlu lagi menghadapi proses yang rumit dan memakan waktu lama seperti yang biasa terjadi pada lembaga keuangan tradisional. Proses pengajuan pinjaman dapat dilakukan secara online melalui aplikasi atau situs web, dan persetujuan serta pencairan dana dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.

Selain itu, Kuseryansyah juga menekankan bahwa fintech lending memberikan peluang bagi individu atau UKM yang tidak memiliki akses ke lembaga keuangan tradisional. Dengan adanya fintech lending, individu atau UKM dapat mengajukan pinjaman tanpa harus memiliki jaminan yang berharga, seperti rumah atau kendaraan. Hal ini memungkinkan individu atau UKM yang memiliki potensi tetapi tidak memiliki jaminan yang cukup untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan tradisional.

Kuseryansyah juga menambahkan bahwa fintech lending memberikan peluang bagi individu atau UKM yang memiliki riwayat kredit yang buruk. Dalam lembaga keuangan tradisional, individu atau UKM dengan riwayat kredit yang buruk seringkali sulit mendapatkan pinjaman. Namun, dengan adanya fintech lending, individu atau UKM dengan riwayat kredit yang buruk tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan pinjaman, meskipun dengan suku bunga yang lebih tinggi.

Dalam kesimpulannya, Kuseryansyah menyatakan bahwa fintech lending telah membuka peluang keuangan yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan adanya fintech lending, individu dan UKM dapat memperoleh akses keuangan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau, tanpa harus memiliki jaminan yang berharga atau riwayat kredit yang baik. Hal ini memberikan kesempatan bagi individu dan UKM untuk mengembangkan potensi mereka dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi.